EKSTRAK BAWANG DAYAK

EKSTRAK BAWANG DAYAK

Bawang dayak atau bawang berlian (Eleutherine ) palmifolia adalah salah satu jenis tanaman yang berkhasiat bagi kesehatan.

Eleutherine americana merr atau lebih dikenal bawang sabrang adalah tanaman herbal setinggi 30–40cm yang berasal dari Kalimantan. Orang Kalimantan menyebutnya Bawang Dayak karena memang berasal dari Kalimantan. Sementara orang luar Kalimantan menyebutnya Bawang Sabrang dikarenakan untuk mendapatkannya harus menyeberang (sabrang). Ada juga sebagian orang menyebutnya sebagai Bawang Berlian atau Bawang Arab.

Penduduk lokal di Kalimantan sudah menggunakan tanaman ini sebagai obat tradisional. Bagian yang dapat dimanfaatkan pada tanaman ini adalah umbinya. Khasiat dari tanaman bawang dayak antara lain antikanker payudara, mencegah penyakit jantung, immunostimulant, antinflamasi, antitumor serta anti bleeding agent. dayak memiliki kelompok flavonoid.

MENGENAL BAWANG DAYAK BERLIAN

Sudah sejak lama bawang dayak dimanfaatkan sebagai obat aneka penyakit, antara lain sembelit, sulit buang air kecil, radang usus, disentri, luka, bisul, muntah, hingga penyakit kuning. Bukan hanya itu, beberapa penyakit berat, seperti kanker payudara, diabetes melitus, hipertensi, dan hiperkolesterol dipercaya dapat diatasi dengan bawang dayak. Meskipun demikian, studi mengenai manfaat bawang dayak untuk kesehatan masih belum banyak dilakukan.

Bawang dayak untuk obat hipertensi dan diabetes

Menurut Prof Dr Sidik Apt (guru besar emiritus Fakultas Farmasi Universitas Padjajaran) bawang dayak mengandung alisin. Senyawa inilah yang bermanfaat menurunkan tekanan darah dan menurunkan kekentalan darah. Kandungan naphtoquinones dalam bawang dayak dikenal sebagai antimikroba, antifungal, antivirial, dan antiparasitik.
Selain itu, naphtoquinones memiliki bioaktivitas sebagai antikanker dan antioksidan. Bukan hanya naphtoquinones, kandungan alkaloid, flavonoid, glikosida, dan saponin juga mendatangkan khasiat kesehatan, yakni sebagai hipoglikemik atau penurun kadar glukosa darah untuk terapi penderita diabetes melitus. Sebuah studi preklinis yang dilakukan oleh Sa’roni, dkk. yang dipublikasikan pada Cermin Dunia Kedokteran tahun 1992 menyatakan bahwa bawang dayak memiliki efek anti-inflamasi atau antiperadangan.

Antioksidan, Penangkal Radikal Bebas

Tahukah Anda bahwa bawang dayak berkhasiat sebagai antimelanogenesis (mencegah timbulnya bintik atau titik-titik hitam di kulit) dan antioksidan (menangkal radikal bebas). Hal ini disebabkan oleh kandungan senyawa golongan alkaloid, flavonoid, steroid (triterpenoid), glikosida, glikosida antrakinon, dan saponin dalam bawang dayak.
Menurut Dr Sukrasno MS, farmakolog dari Sekolah Farmasi Institut Teknologi Bandung, bawang dayak kaya akan antosianin—senyawa pewarna alami yang memberikan warna merah pada bawang dayak. Menurut Prof. Dr. Sidik, Apt. (guru besar emiritus Fakultas Farmasi Universitas Padjajaran) antosianin merupakan antioksidan yang berperan menetralkan radikal bebas. Berkurangnya kadar radikal bebas dalam tubuh, risiko untuk menderita penyakit kanker, jantung, dan diabetes semakin berkurang.

Fenolik Sederhana dan Naphtokuinones, Agen Antikanker

Menurut de Padua dkk dalam Plant Resources of South East Asia tahun 1999, kandungan fenolik sederhana, tanin, quinines, dan antosianin dalam bawang dayak merupakan senyawa yang memiliki efek terhadap pengobatan kanker. Sebuah studi yang dilakukan oleh Vita Permanasari, Mahasiswa Fakultas Kedokteran UGM, menyatakan bahwa ekstrak bawang dayak memiliki kemampuan untuk menghambat perkembangan sel kanker darah manusia.
Sebuah riset ilmiah yang dilakukan oleh Himawan Budityastomo dari Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara membuktikan ekstrak bawang dayak dapat menurunkan tingkat ekspresi cyclin-E sel kanker rahim manusia. Turunnya aktivitas cyclin-E menyebabkan terjadinya apoptosis atau kematian sel kanker. Sementara itu, menurut Petr Babula (peneliti di Department of Natural Drugs, University of Veterinary and Pharmaceutical Sciences, Republik Ceko), naphtokuinones dalam bawang dayak merupakan senyawa yang berperan sebagai agen antikanker.

Bawang Dayak, Pemelihara Kesehatan Ginjal

Penelitian lain yang dilakukan oleh Arnida dkk dari Farmasi Universitas Lampung menjelaskan ekstrak bawang dayak dapat menurunkan kadar kalsium urine, meningkatkan volume air seni selama 24 jam (bersifat diuretik atau peluruh kencing), dan menurunkan pH air seni. Aktivitas diuretik pada bawang dayak bisa memudahkan penghancuran dan pengeluaran batu ginjal

Khasiat Bawang Dayak Berlian :

  1. Obat peluruh kemih
    2. Obat muntah
    3. Pencahar
    4. Obat penyakit kuning dan kelamin
    5. Semua penyakit kronis dan yg berhubungan dengan Darah
    6. TBC,
    7. Asma,
    8. Migrain,
    9. Vertigo,
    10. Ambeien,
    11. Amandel,
    12. Maag,
    13. Radang Usus,
    14. Ginjal,
    15. Prostat
    16. Diabetes
    17. Asam urat
    18. Hipertensi / Darah Tinggi
    19. Darah Rendah
    20. Epilepsi
    21. Gangguan pencernaan lambung
    22. Kolesterol
    23. Gondok
    24. Bronkhitis
    25. Stamina
    26. Gangguan seksual / Vitalitas
    27. Keputihan
    28. Sakit Pinggang
    29. Stroke
    30. Jantung,
    31. Hepatitis,
    32. Insomnia,
    33. Rematik
    34. Pelupa dan menurunnya fungsi ingatan
    35. Segala jenis Kanker dan Tumor (Kista, Myom, Kanker Payudara, Kanker Rahim, Kanker kelenjar getah bening, Kanker paru paru, Kanker usus)

Deskripsi

Isi 60 Kapsul

  • Harga
    • Rp. 65.000,-

Incoming search terms:

  • cara membuat teh bawang dayak
  • bawang hitam dari dayak untuk sakit mag
  • cara mengolah bawang dayak menjadi teh
  • efek samping bawang dayak bagi penderita lambung
  • keampuhan ekstrak bawang dayak bagi maag

Reviews

There are no reviews yet.

Be the first to review “EKSTRAK BAWANG DAYAK”